Showing posts with label Cara. Show all posts
Showing posts with label Cara. Show all posts

Thursday, December 8, 2011

Tips Merawat Keyboard Agar Awet


Keyboard tentu tidak asing lagi kita dengarkan istilah tersebut apalagi bagi yang sudah mengenal istilah komputer. Keyboard sebagai salah satu Input Device untuk mengoperasikan komputer seringkali dijadikan pertimbangan ke sekian pada saat seseorang membeli 1 unitkomputer, bahkan sudah jamak kita menyebutnya Keyboard Standard . Keyboard standard ataupun yang bermutu bagus tentu suatu saat akan sampai tiba waktunya ngadat, nah untuk sedikit menunda “kematian” keyboard berikut tips perawatan keyboard yang bisa kita lakukan.

  • Belilah Keyboard yang memiliki Brand Name dengan reputasi bagus dalam hal pembuatan produk keyboard, memang harus merogoh kocek lebih dalam untuk menghindarkan kejengkelan anda terhadap keyboard yang dibeli kemudian digunakan 1 bulan rusak dan akhirnya membelinya lagi.
  • Touch With Heart, karena Keyboard tentu berbeda jauh dengan papan ketik manual; yang perlu tenaga extra untuk memencetnya. Keyboard menggunakan denyut pulsa elektronik yang hanya memerlukan sentuhan kecil untuk memberikan efek
  • Usahakan tidak meletakan sesuatu yang berat,.. buku misalnya di atas tust keyboard. Hal tersebut menyebabkan mekanisme pembalik berupa per lembut atau pembalik berupa bahan plastik lembut menjadi keras dan tidak lentur, dan akhirnya menguarangi kenyaman untuk memakainya.
  • Tempatkan Keyboardsedemikian rupa sehingga mudah dan nyaman digunakan. Selain itu dengan posisi yang baik, beban karena hentakan jari ketika mengetik menjadi merata. Usahakan kabel penghubung keyboard ke port Ps2 tidak terbelit atau tertekuk.
  • Hindarkan dari percikan air,.. kopi misalnya dan hindarkan dari debu dan abu rokok. Debu termasuk diantaranya abu rokok jika masuk ke dalam sela-sela keyboard tentu menjadi menghambat mekanisme pembalik. Mungkin saja per lembut atau plastik pembalut masih lentur.. tapi tentu tidak lancar karena kaki-kaki tombol terhambat oleh tumpukan debu.
  • Biasakan pembersihan berkala terhadap sela-sela tuts pada keyboard menggunakan kuas ataupun air spray atau jika perlu gunakan hembusan dari mulut anda. Lakukan pembersihan tersebut dengan posisi keyboard terbalik sehingga memudahkan keluarnya kotoran yang menyumbat sela-sela keyboard.
  • Nah.. agar anda tidak perlu mukanya memerah gara-gara keseringan menghembus debu di sela-sela keyboard.. gunakan penutup plastik atau selembar koran untuk menutup keyboard selama keyboard tersebut tidak dipergunakan

Monday, December 5, 2011

Tips Cantik Merawat Keramik


Sudah menemukan jenis keramik yang pas? Jika sudah, jangan lupa untuk selalu merawatnya. Apalagi keramik biasanya memberikan tiga masalah umum. Apa saja itu, dan bagaimana cara yang tepat untuk merawatnya?

1. Warna pudar. Biasanya masalah ini disebabkan oleh noda cairan yang tumpah ke atas keramik atau penggunaan produk pembersih yang terlalu keras.
Cara mengatasi: Untuk keramik dengan finishing gold atausilver, cukup bersihkan dengan menggunakan lap basah. Jika ingin memakai cairan pembersih, pastikan produk yang kita pakai mengandung zat kimia yang tidak terlalu keras dan lebih bagus lagi kalau mempunyai zat pelindung warna.

2. Jamuran. Buruknya kualitas keramik yang mudah menyerap air dan suhu udara yang lembap merupakan faktor utama yang menyebabkan lantai keramik kita mudah berjamur.
Cara mengatasi: Buatlah formula “ajaib” pembasmi jamur dengan mencampurkan satu sendok bubuk kristal (bisa dibeli di toko kimia) dan ¼ air dalam ember kecil. Gunakan spons dan celupkan ke dalam larutan kristal yang telah kita buat tadi. Lalu, gosokkan ke satu arah pada keramik yang berjamur. Jika jamur membandel, tambahkan takaran bubuk kristal dalam larutan mejadi dua sendok.

3. Lantai keramik terlepas, diakibatkan oleh rencana pemasangan yang kurang matang atau “usia” pemakaian keramik yang sudah terlalu lama.
Cara mengatasi: Gantilah dengan keramik yang baru. Gunakan takaran adonan pasir dan semen yang pas sebelum melakukan pemasangan. Jangan lupa, perhatikan pula struktur bangunan dan pergeseran tanah pada rumah kita.

Tip: Cegah terjadi goresan pada keramik dengan pemilihan alat pembersih yang tepat. Dan, cara paling sederhana adalah dengan menyapu dan mengepel lantai keramik menggunakan pel poliester atau spons (sponge mop). Kenapa? Karena penggunaan pel polyester memungkinkan kita langsung mengepel tanpa harus menyapu lantai terlebih dahulu, sedangkan pel spons memiliki keunggulan dari sisi bahan yang lembut dan relatif lebih murah.


sumber : female.kompas.com

Cara Menjaga Kesuburan Tanah dan Usaha Mengurangi Erosi Tanah


Kesuburan tanah dapat dijaga dengan usaha-usaha sebagai berikut.

· Pemupukan, diusahakan dengan pupuk hijau, pupuk kandang, pupuk buatan, dan pupuk kompos.

· Sistem irigasi yang baik, misalnya membuat bendungan-bendungan.

· Pada lereng-lereng gunung dibuat hutan-hutan cadangan.

· Menanami lereng-lereng yang telah gundul.

· Menyelanggarakan pertanian di daerah miring secara benar.

Kemiringan lereng adalah kemiringan suatu lahan terhadap hiding horizontal. Semakin besar sudut kemiringan lahan tertentu akan semakin besar kemungkinan erosi dan longsor.

kestabilan lahan pertanian daerah miring dan untuk mengurangi tingkat erosi tanah, maka diperlukan beberapa langkah berikut.

1. Terasering, Yaitu menanam tanaman dengan system berteras-teras untuk mencegah erosi tanah.

2. Contour Farming, yaitu menanami lahan menurut garis kontur, sehingga perakaran dapat menahan tanah.

3. Pembuatan tanggul pasangan(guludan) untuk menahan hasilm erosi.

4. Contour Plowing, yaitu membajak searah garis contur sehingga terjadi alur-alur horizontal.

5. Contour Strip Cropping, yaitu bercocok tanam dengan cara membagi bidang tanah itu dengan bentuk sempit dan memanjang dengan mengikuti garis kontur sehingga bentuknya berbelok-belok. Masing–masing ditanami tanaman yang berbeda-beda jenisnya secara berselang-seling (tumpang sari).

6. Crop Rotation, yaitu usaha pergantian jenis tanaman supaya tanah tidak kehabisan salah satu unsur hara akibat diisap terus oleh salah satu jenis tanaman

7. Reboisasi, menanami kembali hutan- hutan yang gundul.

Tingkat erosi suatu lahan akan sangat berpengaruh terhadap kesuburan tanah untuk pertanian. Semakin tinggi / besar tingkat erosi tanah permukaannya berarti semakin tidak subur dan tidak cocok untuk tanaman petanian pangan.

Pengaturan air (drainage) suatu lahan juga berpengaruh terhadap kondisi kesuburan tanah. Jika pengaturan air jelek, maka tanah akan tergenang bagian permukaannya.

Tidak semua lahan di permukaan bumi dapat dimanfaatkan secara langsung oleh manusia karena terdapat kendala-kendala tertentu, seperti adanya lahan yang tertutup es yang tebal yaitu lahan di kutub dan di pegunungan tinggi, tanah-tanah yang gersang dengan suhu terlalu tinggi seperti lahan-lahan di gurun, lahan-lahan yang tidak subur, serta lahan-lahan yang terdiri atas batu cadas, yang semuanya sangat sulit diolah. Hanya lahan-lahan yang secara kualitatif sangat memungkinkan untuk dimanfaatkan dalam pemenuhan kebutuhan manusia disebut lahan potensial.

Lahan potensial yang ada di permukaan bumi dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk nonpertanian antara lain dalam bentuk:

1. Pemanfaatan untuk lokasi industri.

2. Pemanfaatan untuk lokasi perdagangan.

3. Pemanfaatan untuk wilayah pemukiman.

4. Pemanfaatan untuk fasilitas-fasilitas sosial seperti hiburan, prasarana, transportasi dan fasilitas- fasilitas sosial lainnya.

9 Cara Jitu Merawat Rumah Idaman Anda


Rumah perlu dirawat karena dinilai mengekspresikan jiwa pemiliknya. Mulai dari interior rumah dan beberapa bagian rumah seperti halaman, ruang tamu, lantai dan dinding, bahkan kamar mandi, dari sana tergambar jelas sifat penghuninya, apakah mereka rajin dan rutin merawat rumah tinggalnya.

Disini ada 9 cara jitu merawat rumah idaman Anda seperti membersihkan kerak di kamar mandi, memperbaiki lantai keramik retak / lepas, memperbaiki lantai yang basah atau lembab, memperbaiki lantai kamar mandi yang bocor, mengecat dinding agar tidak mudah mengelupas, kapan perlu melakukan pengecatan ulang, cara memaku dinding agar tidak retak, menjaga kusen pintu dan jendela agar bebas dari rayap, dan membasmi jamur di rumah.

Jadi bila ingin dinilai memiliki ekspresi jiwa yang menyenangkan, segeralah tata dan rawat hunian anda dengan tips dan trik berikut ini:

1 : Memperbaiki lantai keramik retak / lepas

Lantai keramik retak dilepas dengan hati-hati agar keramik yang masih utuh tidak ikut terlepas. Nat dikorek dengan benda tajam. Setelah itu pasangan lantai dilepas atau dipecah sampai ke dasar, dibuat dasar lantai, kemudian keramik lantai pengganti dipasang.

Jika nat lantai keramik yang rusak, nat dibersihkan dahulu dengan cara dikorek. Kemudian nat disiram dengan air bersih. Selanjutnya celah nat diisi dengan campuran yang agak cair dan biarkan meresap sampai ke dalam. Pada waktu isian tadi masih setengah kering, diikuti dengan campuran yang lebih kental dan ditekan agar padat. Sebelum isian tersebut mongering, sisa-sisa bahan pengisi yang tercecer di permukaan lantai dilap dengan lap kering.

2 : Menjaga kusen pintu dan jendela agar bebas dari rayap

Caranya dengan mencampur 3 Oli dan 1 solar kemudian diaduk sampai rata. Campuran tersebut dioleskan merata keseluruh permukaan kayu sampai campuran oli dan solar tersebut benar-benar kering. Setelah itu dilakukan pengecatan pada permukaan kayu. Dapat pula sebelum dicat, permukaan kayu dilapisi obat anti jamur untuk mencegah serangan dari rayap.

3 : Memperbaiki lantai yang basah atau lembab.

Perbaikan pada lantai yang basah atau lembab sebenarnya cukup mudah asal diketahui penyebabnya. Apabila resapan air ke permukaan lantai masuk melalui nat, nat ditutup dengan bahan yang kedap air. Jika terjadi pada lantai yang bukan kedap air, seluruh lantai yang basah dan lembab tersebut dibongkar sampai ke dasar urugan pasir. Di atas urugan pasir tersebut dilapisi dengan lembaran plastik lalu di atasnya dilapisi dengan campuran spesi yang kedap air dengan perbandingan 1 semen : 2 pasir setebal 3 cm. Lantai sudah siap dipasang kembali.

4 : Mengecat dinding agar tidak mudah mengelupas.

Agar lapisan cat pada dinding tidak mudah mengelupas maka penggunaan plamur harus dibatasi hanya sebagai penutup retak-retak rambut yang halus pada dinding. Seringkali kita melakukan kesalahan yaitu menggunakan plamur sebagai lapisan cat dasar. Bahan plamur tidak dibuat untuk mengikat cat sehingga kalau tetap digunakan dalam proses pengecatan, maka cat akan mudah mengelupas. Waktu pengecatan pada dinding harus dipilih dengan hati-hati.

5 : Memperbaiki lantai kamar mandi yang bocor.

Kebocoran pada kamar mandi di rumah biasanya berasal dari nat keramik. Seringkali nat terkikis oleh air, bahan kimia pembersih, sabun, atau cara pemasangan keramik pada kamar mandi yang kurang tepat. Harus diketahui dahulu apakah keramik tersebut menempel dengan baik pada lantai dengan cara lantai diinjak dengan sedikit tekanan atau diketuk. Jika berbunyi nyaring berarti terdapat celah atau rongga kosong.

Jika pengecatan dilakukan pada kondisi hujan, cat akan butuh waktu lama untuk mengering. Begitu pula jika pengecatan dilakukan pada kondisi matahari sangat terik, hasilnya juga kurang bagus. Hasil pengecatan di bagian luar (permukaan dinding) akan mongering lebih dahulu daripada bagian dalam. Hal ini berpotensi menyebabkan cat retak, menggelumbung atau mengelupas. Waktu ideal untuk melakukan pengecatan adalah pada kondisi kering dan tidak pada saat matahari bersinar sangat terik.

6 : Kapan perlu melakukan pengecatan ulang ?

Pengecatan ulang perlu dilakukan jika kita menemukan dinding rumah sudah mengapur. Tanda-tandanya dapat kita ketahui dengan menyaapukan telapak tangan pada permukaan dinding. Jika kita dapatkan bekas bubuk putih berarti dinding perlu dicat kembali.

7 : Cara memaku dinding agar tidak retak.

Seringkali kita memaku dinding untuk mengantungkan pigura atau aksesoris rumah tangga, namun kita dapati dingding menjadi retak. Hal ini terjadi bukan karena campuran spesi yang kurang bagus tapi karena kita belum mengetahui cara memaku dinding yang benar. Caranya adalah dengan memberikan selotip silang pada dinding sebelum permukaan tembok dipaku, baru kemudian dipaku pada bagian tengah persilangan selotip tadi. Setelah selesai, selotip dilepaskan secara perlahan sesuai kebutuhan.

Jika bahan dinding kurang berkualitas, maka jika dipaku, dinding akan rontok. Cara untk mengatasinya adalah siramkan dua sampai tiga sendok makan cuka pada bagian dinding yang hendak dipaku. Tunggu sampai kering baru kemudian dinding dapat dipaku.

8 : Membersihkan kerak di kamar mandi

Lantai kamar mandi yang berkerak kuning kecokelatan dapat dihilangkan dengan cara sebagai berikut : Kerak digosok berkali-kali dengan batu apung dan air sabun, kemudian dibilas dengan air bersih. Citroenzuur (asam sitrat) ditaburkan pada dinding dalam atau luar dan dasar bak mandi yang sudah dibasahi sebelumnya, biarkan asam sitrat bereaksi selama satu jam. Kemudian, disikat dan disiram dengan air bersih dan dibilas sampai benar-benar bersih. Selanjutnya keringkan dengan lap kering. Asam sitrat atau sering disebut sitrun yang berbentuk bubuk berwarna putih tersebut dapat diperoleh di toko-toko perlengkapan kue.

9 : Membasmi jamur di rumah.

Untuk mengatasi jamur ringan dan belum lama menyerang bagian-bagian rumah pada dinding dan plafon atau bahkan perabot rumah, dapat digunakan cuka, fungisida (pembasmi jamur) atau cairan disinfektan. Caranya, kain lap ditetesi cuka, disapukan pada bagian yang terserang jamur secara perlahan-lahan agar spora jamur tidak beterbangan kemana-mana. Penyapuan diulangi dengan cuka dan kain lap baru. Sikat tidak disarankan untuk membersihkan jamur karena akan membuat spora menyebar ke tempat lain, misalnya menempel pada perabot, sofa atau terhirup oleh manusia.

Jika serangan jamur sudah lama dan cukup berat, misalnya pada plafon akibat bocor, segera diperbaiki kebocorannya dan diganti plafonnya atau dicat ulang. Instalasi sanitasi juga perlu dijaga dari kerusakan dan bocor agar tidak menjadi penyebab munculnya jamur.


sumber :[Indohome]